Batu Rosetta sebagai ‘kunci’ peradaban

Batu Roseta merupakan batu bertulis yang ditemukan oleh Pierre Bouchard pada 15 Juli 1799 di tepi Sungai Roseta dekat kota Rashid (Rosetta). Kota Rashid  adalah sebuah kota pelabuhan di Laut Mediterania di Mesir. Kota ini terletak 65 km di sebelah timur Iskandariyah, di 31°24? LUBatu Rosetta 30°25? BT. Penduduknya saat ini berjumlah lebih dari 70.000 jiwa.

Batu tersebut diperkirakan dibuat pada tahun 196 SM. Dalam batu ini terdapat tulisan Hieroglyph dan tulisan Yunani Kuno. Karena bahasa Yunani dikenal luas saat itu, maka batu ini menjadi kunci untuk “menerjemahkan” hiroglif pada tahun 1822 oleh Jean-François Champollion, dan pada 1823 oleh Thomas Young.  Saat ini, batu Rosetta disimpan dan terus dipamerkan di Museum Britania (British Museum) sejak 1802, dan hanya pada tahun 1917 batu ini tidak dipamerkan karena terjadi Perang Dunia Pertama. Pada saat itu Museum tersebut menjadi sasaran pemboman, dan terpaksa demi keselamatan batu tersebut dipindahkan kesebuah stasiun bawah tanah yang terletak sekitar 50 kaki di bawah tanah di Holborn selama hampir dua tahun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s